5 Panduan Supaya Pembantu Tempat tinggal Tangga Kerasan

Masalah beberapa besar rumah tangga sekarang ini yaitu problem asisten rumah tangga atau yang umum dimaksud PRT. Cost yang perlu di keluarkan untuk “menjemput” seseorang PRT tidak murah. sekitar Rp 300. 000 – Rp 1. 000. 000. Sudah pasti kita mengharapkan, dengan cost yang kita mengeluarkan, kita bakal memperoleh PRT yang dan jasa service ac kemayoran profesional.

Hadirnya asisten rumah tangga atau yang umum di panggil ‘si mbak’ jadi hal utama dalam sehari-harinya dirumah. Dari bersihkan tempat tinggal, menyapu, mengepel, membersihkan bahkan juga sampai melindungi anak, diserahkan pada sosok ‘si mbak’.
Terlebih bila suami serta istri mempunyai aktivitas diluar tempat tinggal, bekerja umpamanya.
kenyataannya yaitu cukup susah temukan si mbak yang setia bekerja dalam periode waktu lama.

Terlebih saat mereka pulang kampung waktu datangnya hari raya, umumnya perubahan prt bakal tinggi. Ada yang mundur dari pekerjaannya. Tidak gampang mencari sosok ‘si mbak’ seperti apa yang kita berharap. Hal tersebut juga yang lalu buat beberapa yayasan penyalur pembantu rumah tangga berjamuran di kota besar.

Memanglah gampang-gampang susah mencari pembatu rumah tangga. Maka dari itu bila telah bisa, anda mesti berupaya untuk menjaganya agar kerasan. Ini panduan yang dapat anda kerjakan :

1. Perlakukan PRT jadi mitra.
Anggaplah PRT anda jadi asisten dirumah untuk menukar posisi anda merampungkan pekerjaan RT. Janganlah anggap PRT jadi babu atau buruh rendahan, terlebih berlaku kasar baik dengan fisik ataupun kata-kata

2. Beri kenyamanan dalam bekerja.
Sarana yang layak, bakal buat PRT terasa dihargai. Bukanlah senantiasa mengenai upah yang tinggi, namun termasuk juga tempat beristirahat (kamar) yang layak. Siapkan baju serta keperluan pribadi keseharian umpamanya sabun, shampoo, odol, dan lain-lain. sesuai sama kebutuhannya.

3. Tulis tiap-tiap pekerjaan yang perlu dikerjakan
Sebelumnya mulai bekerja, sebaiknya anda berikan info sebanyak mungkin tentang job desk pekerjaan yang perlu dikerjakan. Buat catatan tertulis, komplit dengan jam serta saat pelaksanaannya. Ini untuk hindari kekeliruan, atau kelalaian karna aspek lupa. Lekatkan ditempat yang gampang tampak olehnya seperti di dapur, di depan kulkas, dll

4. Beri saat libur atau peluang untuk bersosialisasi.
Sering Anda tidak mengerti, sehari-hari asisten rumah tangga bekerja dirumah. Nyaris tak ada peluang liburan untuk mereka, untuk bersosialisasi atau sebatas memanjakan diri. Libur tetaplah diperlukan mereka untuk mencari situasi lain supaya tidak jemu menggerakkan kebiasaan.

PRT tetaplah butuh “me time” untuk dapat bersosialisasi, atau bersantai sesaat. 2-3 jam/minggu mungkin saja cukup buat dia kembali fresh. Saat ini dapat dia gunakan untuk bersosialisasi dengan rekan sesamanya. Hal semacam ini butuh dikerjakan untuk menyingkirkan rasa jemu bakal kebiasaan pekerjaan yang sehari-hari mesti dikerjakannya

5. Janganlah abaikan kesehatannya.
Tiap-tiap manusia miliki terbatasnya dalam kekuatan fisik serta kesehatan. Siapkan biaya diluar upah bulanan jika dia mesti berobat ke dokter atau sebatas beli obat di warung. 1/2 bln. upah, (apabila sangat mungkin anda dapat sediakan satu bulan upah) dapat anda siapkan untuk cost kesehatannya dalam satu tahun.

Anggaplah ini jadi sarana asuransi kesehatan. Bila dalam satu tahun, nyatanya dana itu masih tetap ada sisa, berilah itu jadi “bonus” untuk dia atas kesuksesannya melindungi kesehatan. Bila PRT kita sehat, pekerjaan tempat tinggal tentu beres, ya kan?

About The Author

Reply