Manchester City Berhasil Mengalahkan Manchester United (MU)

Meskipun melakukan tanpa striker andalan Sergio Aguero yang terkena sanksi, serta Vincent Kompany yang masih cedera, Manchester City ternyata tidak dibatasi memenangkan bergengsi Derby Partai Manchester, Sabtu (10/9/1999).

Perjalanan ke markas dari Manchester United (MU) di Old Trafford, kota sukses kemenangan 2-1. Skor bahkan sudah ditulis sejak putaran pertama, yang sebenarnya tidak berubah hingga akhir pertandingan.

Dua tim besar melawan itu sendiri sudah berlangsung, menyenangkan sengit dan menarik dari awal. Host punya kesempatan untuk langsung membuka kesempatan unggul pada menit ke-14 melalui Paul Pogba, meskipun masih tidak mampu membuat sasaran.

Lorenzo dicapai “Pole Position” Grand Prix San Marino, Rossi berdiri

Jadi kemudian, hanya 1 menit interval, kota ini yang ternyata untuk meraih hasil pertama. Anan Smile Ibn Iheanacho bola, pemain City, Kevin De Bruyne berhasil melepaskan tendangan rendah yang tidak bisa tidak diantisipasi, kiper David De Gea.

Baca juga berita tentang bola berikut : Guardiola vs Mourinho

Keuntungan 1-0 yang dieksploitasi kota dengan benar, setidaknya sebagai modal tambahan gairah yang mereka dapat memenangkan pertandingan ini penting. Sampai akhirnya, 36 menit, City pemain kembali mendebarkan tujuan jaring.

Kali ini printer adalah golnya sendiri Iheanacho. Nigeria pemain berdiri bebas tampak seperti mudah menyocor bola ke gawang De Gea, untuk membuat Skor untuk 2 – 0 untuk tim.

Mendekati akhir semester pertama atau terakhir, MU bahkan dapat masih extend nya bintang baru berkat napas, Zlatan Ibrahimovic. Ini adalah Swedia gelandang yang mencetak satu gol, balas ke kota, yang mengubah Skor untuk 2 – 1.

Di babak kedua, melewati pelatih masing-masing yang keduanya dibumbui dan diketahui telah lama saingan, Jose Mourinho dan Josep Guardiola, MU dan kota sama berusaha untuk menguasai permainan. Tetapi berbagai taktik yang coba diterapkan, termasuk dengan pergantian pemutar, pada kenyataannya tidak menghasilkan gol lagi.

Mu awal di paruh kedua langsung masukkan Marcus Rashford dan Ander Herrera diganti Jesse Lingard dan Henrikh Mkhitaryan, tidak bisa berbuat banyak. Jadi pertandingan mereka pada akhir waktu mencoba untuk memasukkan Anthony Martial, menggantikan Lukas Shaw.

Sementara itu, kota benteng mengubah melibatkan pemain Fernando yang berhasil Iheanacho, maka Leroy Sane yang menggantikan rahiim Sterling, serta Pablo Mancini yang masuk untuk De Bruyne di menit ke-90. Dan paruh kedua yang berlangsung hingga 5 menit tambahan waktu, akhirnya tetap catatan Skor 2-1 untuk kota.

About The Author

Reply